Aku mengenalnya belum lama ini mungkin baru 9 bulan aku mengenalnya. Badannya kecil, rambutnya ngombak, berkacamata dan selalu memakai sepatu kets. Dia teman satu angkatan ku di sekolah. Tapi aku tak mengenalnya saat kelas 10 dulu mungkin karena jarak kelasku dan kelasnya ayng terlalu jauh.
Kami dipertemukan ketika kita satu kelas di kelas 11 ini. Haha. Awalnya mungkin bisa aku jelaskan secara detail walaupun tak seperti aslinya.
Saat itu pelajaran Biology. Guruku memerintahkan kami untuk membentuk 6 kelompok belajar. Semua anak di kelas ku usul agar kelopoknya di tentukan guru. Tapi guruku malah menyuruh ketua kelas membaginya. Aku. Beliau memerintahkan ku untuk menunjuk coordinator untuk masing-masing kelompok yang anggota selanjutnya di pilih oleh coordinator. Otomatis aku berdiri di depan kelas dan mengamati satu persatu temanku siap yang menurutku cocok menjadi coordinator. 4 dari 6 koordinator yang aku butuh kan sudah ku dapatkan masih dua anama yang harus aku cari. Mataku mengarah ke pojokan kelas. Aku melihatnya. Aku sedikit kaget dia mirip sekali dengan AB. Hampir mirip mungkin hanya gaya berpakaiannya saja yang berbeda.
Dia anak yang sulit berbaur dengan cewek yang baru ia kenal. Seperti akrab dengan ku. Aku merasa pesimis bahwa aku bisa mengenalnya lebih jauh.
Dia sedikit canggung denganku. Entah mengapa itu sangat mengganggu ku. Aku sulit ngobrol dengannya padahal seharusnya sangat mudah aku lakukan dengan posisiku sebagai ketua kelas. Menurutku aku merasa bodoh saat berada di dekatnya.
Aku rasa aku menyukainya. Hehehehehe… perasaan yang menyebalkan. Aku piker aku bisa dekat dengannya tapi sulit. Karena aku juga tak pernah berusaha mendekatinya. Aku rassa di peduli padaku walaupun dia tidak mau menampakkan kepeduliannya itu padaku. Hahahahaha… aneh.
Tapi semenjak dia menjadi coordinator di seksibidang organisasi yang aku ketuai dia makin akrab dengan ku. Kita sering ngobrol walupun masih terbatas masalah organisasi. Tapi aku senag setidaknya kami bisa ngobrol. Setelah diklat bersama rasanya dia benar-benar ada dalam kehidupan ku sebagai teman.
Tapi sekali lagi dia ada saat aku memiliki orang lain.
“ One mounth ago you are get a distance with me, but now you are stay close to me. And one mounth ago I wish u in my side, but not again.”








0 komentar:
Posting Komentar